Honda ADV150 diajak camping ke pegunungan, auto kaget pas cek Panel meter

Halo Bikerzzz…
Semangat pagi gaaeeess, udah Senin lagi nih, dan kebetulan posisinya juga udah di akhir bulan November, yang artinya tinggal satu bulan tersisa di tahun 2020 nih. Kira-kira, target kalian tahun ini udah tercapai semua belum nih? Yaa barangkali ada yang target pengen kurus, pengen nikah, atau pengen beli rumah, mobil, motor, dll. Kalau gue sih target pengen beli Lamborghini, cuma belum kesampaian nih gaeeesss. Tahun depan kayaknya dicoba lagi deh.
Anw, kalian sunmori kemana nih kemarin? Ada yang ke Pantai kali yaa, ke Gunung, Danau, atau ada juga yang sekedar nampang di Mall biar eksis, tapi kemanapun itu sih sah-sah aja, selagi kalian tidak ugal-ugalan aja sih di jalan. Eh iya, Menunggangi motor berkendara di daerah pesisir pantai mungkin udah dianggap umum oleh banyak orang. Dan sebagian Bikerz kadang mencoba mengganti haluan dengan mengunjungi daerah pegunungan yang berhawa sejuk, sebagai pengganti opsi perjalanan bersama motor kesayangan mereka. Dan di beberapa daerah di Indonesia baik di Pulau Sumatera maupun pulau Jawa, terdapat beberapa areal pegunungan yang sebagian dapat dijangkau hingga ke ketinggian tertentu dengan menggunakan sepeda motor.

Mawar camp, Dieng, puncak 29 Kudus, adalah salah satu opsi yang biasa dikunjungi oleh para Bikerz di provinsi Jawa Tengah, termasuk dari kota Jepara. Adalah Bro Baim, salah satu member dari Honda ADV Indonesia Chapter Jepara, yang telah mengunjungi spot tersebut bersama motor Honda ADV kesayangannya, membagikan pengalamannya merasakan hawa dingin yang menusuk ke tulang sembari berkendara. Bahkan terlihat panel meter Honda ADV150nya juga basah akibat dinginnya suhu udara disana.

Spot Mawar camp, dieng, puncak 29 Kudus,serasa berada di atas awan

Dan berdasarkan keterangan dari Bapak Endro Sutarno selaku Technical Service Division Astra Honda Motor pada waktu Launching Honda ADV150 tahun lalu, ternyata pada Honda ADV150 telah disematkan fitur yang dapat memberitahu kepada pengendara seputar suhu udara di sekitar posisi motornya berada. Dimana fitur ini dapat diamati pada Panel meter Honda ADV150, di bagian kiri bawah layarnya dengan indikator Air Temp, yang bisa kalian amati dengan memposisikan tuas smart key ke posisi On. Disana akan terbaca berapa suhu udara di lokasi kalian berada.

“Untuk pengukuran temperatur di Honda ADV150 ini bisa membaca mulai dari -10 derajat celcius hingga 50 derajat celcius, Jika suhu melebihi -10 derajat celcius panelmeter akan menunjukkan tanda ‘—‘, sedangkan jika melebihi suhu 50 derajat maka panelmeter akan berkedip-kedip, Nah, jika suhunya di bawah -3 derajat maka panel meter akan memunculkan simbol salju.”

Sensor suhu yang terletak pada cover bodi depan Honda ADV150

Dan ternyata, ada Alasan bacaan sensor tersebut mulai dari -10 derajat celcius hingga 50 derajat celcius karena mayoritas visikositas oli yang dijual mulai dari 10W-50.

Jadi, pengendara bisa mengetahui suhu sekitar yang berkaitan dengan visikositas oli yang mampu bekerja sesuai dengan spesifikasinya, tentunya dengan dibantu oleh sensor suhu di panel meter Honda ADV150.

Nah, salah satu kejadian yang menunjukan fitur Sensor ini bener-bener bekerja adalah seperti yang ditunjukan oleh Bro Baim dari Honda ADV Indonesia Chapter Jepara yang melakukan perjalanan ke Mawar camp, Dieng, puncak 29 Kudus. Seperti foto panel meter yang menunjukan bacaan 11*C temperatur udara di lokasi, yang sudah barang tentu sangat dingin dan jika dibiarkan tanpa pakaian yang layak, tentu saja akan berpotensi menyebabkan Hipotermia atau kondisi tubuh yang mengalami kedinginan akut akibat rendahnya suhu udara di sekitar.

Suhu dalam rentang -10* s/d 50*C dapat diukur oleh sensor air temperature Honda ADV150

Untuk di Jawa yang memiliki banyak daerah pegunungan, mungkin udah dianggap lumrah. Kalau di Sumatera sih tidak semua provinsi yang punya areal pegunungan. Tapi fitur air temperature yang dapat diamati melalui panel meter Honda ADV150 yang telah bertipe full digital ini, tentu akan sangat membantu karena bersifat informatif dan mudah diamati oleh setiap Bikerz. Jadi fitur ini beneran berfungsi, dan tentu jika kalian berada di daerah sedingin di Dieng ini, jangan sampai nyelonong mampir tanpa membekali diri kalian dengan perbekalan yang layak dan melindungi tubuh dari hawa dingin.
Sementara itu untuk di provinsi Sumatera Barat, terdapat beberapa daerah pegunungan yang masih tergolong dingin, walaupun mungkin tidak lagi sedingin dulu. Salah satu lokasinya adalah di daerah Alahan Panjang yang terletak di Kabupaten Solok, yang merupakan salah satu daerah penghasil komoditi perkebunan teh, sayur mayur, palawija dan beberapa jenis buah-buahan seperti Markisa. Nanti gue bakal mencoba meliput kondisi serupa saat berkunjung ke daerah tersebut, kira-kira dapat berapa ya nanti gaess…
#PapabikerZ


About PapabikerZ 225 Articles
Seorang anak cucu Adam yang bergelut dengan rutinitas duniawi dan mencoba mendokumentasikan beberapa momennya lewat artikel di Wordpress

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan