MotoGP 2020 telah usai, siapa pembalap yang paling sering Crash!!!

Halo Bikerzzz…
Balap motor akrab sama yang namanya Crash alias jatuh. Ada yang jatuhnya karena faktor kesalahan sendiri, dan ada juga yang karena faktor ketidak beruntungan akibat diseruduk oleh pembalap lain. Terlebih di balapan sekelas MotoGP yang notabene menggunakan kuda besi paling powerfull di lintasan balap, dengan top speed lebih dari 300km/jam. Makanya setiap pembalap MotoGP layak diapresiasi tanpa terkecuali. Karena mereka semua bertaruh nyawa di setiap saat mereka turun dan memacu motornya di lintasan.

Insiden Crashnya Johann Zarco dan menyerempet Dovisiozo musim lalu

Nah, dari balapan MotoGP pada tiga seri tahun 2020 yang telah usai bulan lalu, kira-kira siapakah pembalap MotoGP di tiga kelas berbeda yang paling sering mencium aspal? Dan ternyata MotoGP.com menyediakan data tersebut, detail hingga ke setiap sesi balapan yang berlangsung.

Data statistik kejatuhan pembalap dalam satu dekade terakhir

MotoGP
Untuk balapan MotoGP, pembalap MotoGP dari tim Pramac Racing ini ternyata menjadi pembalap yang paling sering mencium aspal selama musim balap 2020. Tercatat ada 15 kali Zarco sudah jatuh termasuk saat yang paling parah ketika terjadi crash saat membalap yang melibatkan Franco Morbidelli di sirkuit Red Bull Ring Austria, 16 Agustus 2020 silam. Statistik juga menunjukan, ada Alex Marquez di posisi kedua dengan 14 kali jatuh, dan Aleix Espargaro dengan 12 kali.

Statistik kejatuhan setiap pembalap MotoGP tahun 2020
Profil Johann Zarco, pembalap Prancis yang tahun ini memperkuat Pramac Racing

Moto2
Pembalap Moto2 asal Malaysia Kasma Daniel menjadi pembalap yang paling sering jatuh selama musim 2020 sebanyak 20 kali. Diikuti oleh Jorge Navarro dari Spanyol dan Andi Gilang dari Indonesia. Kasma Daniel tercatat paling sering jatuh, baik di Kualifikasi maupun saat Race.

Jorge Navarro pembalap Moto2 asal Spanyol

Faktor adaptasi dengan tunggangan, serta beberapa kali jatuh saat race termasuk di seri terakhir di Portimao Portugal bulan lalu, menandakan Kasma Daniel mantan pembalap bebek asal Malaysia yang lanjutin karir di ARRC belum tune in dengan kerasnya persaingan di Moto2.

Moto3
Dan di kelas capung yang mempertandingkan mesin paling kecil di ajang balapan MotoGP, ternyata adalah Gabriel Rodrigo asal Argentina yang paling sering mengalami musibah. Tercatat ada 18 kali doi nyungsep dan nyium aspal selama musim 2020. Angka yang tergolong tinggi, mengingat persaingan juga sangat ketat di kelas Moto3, dan faktor X lainnya seperti keberuntungan saat race.

Gabriel Rodrigo, pembalap Moto3 asal Argentina

Di kelas Moto3 ini memangminim pembalap Asia. Tercatat hanya ada Ai Ogura, Tatsuki Suzuki, Ayumu Sasaki, Ryusei Yamanaka, Yuki Kunii yang berasal dari Jepang dan Khairul Idham Pawi yang berasal dari Malaysia. Moto3 emang balapan yang tidak mudah untuk dimasuki, mengingat di kelas ini pembalap Eropa begitu ramai dan mendominasi. Yaa semoga kelak pembalap Indonesia dapat berpartisipasi dan bersaing meraih prestasi di kelas capung Moto3 ini.

Ah, MotoGP 2021 masih lama. Masih ada waktu sekian bulan untuk menanti musim baru bergulir kembali. Sampai jumpa di musim depan nanti ya gaeess…
#Papabikerz

About PapabikerZ 230 Articles
Seorang anak cucu Adam yang bergelut dengan rutinitas duniawi dan mencoba mendokumentasikan beberapa momennya lewat artikel di Wordpress

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan