Fenomena Desain New CBR150R, bikin gaduh saking gantengnya!

Halo Bikerzzz…
Tahun 2021, memang ditandai dengan banyaknya motor baru yang meluncur ke pasaran. Mulai dari motor bebek, matic dan sport. Beberapa dari motor baru tersebut, memang menyisakan rasa penasaran di otak banyak orang, mulai dari inovasi yang diberlakukan pada motornya, hingga ke yang paling banyak bikin ribut orang banyak, desain.

Nah, kita ambil contoh motor sport terbaru dari Honda, All New CBR150R. Sejak dirilis oleh PT. Astra Honda Motor, kehadirannya memang membuat gaduh. Gaduh dalam artian, membuat banyak pihak terheran-heran, namun tidak sedikit sih yang memaki. “Eh, kok memaki?” Iyaa, yang memaki ini kebanyakan adalah pihak pengguna media sosial yang memprotes soal desain motornya. Tapi sebagaimana kebanyakan yang protes, mereka gak beli soalnya, hanya numpang protes doang, wkwkwkwk.

Jadi gini, artikel ini sengaja PapabikerZ bikin, demi menjawab beberapa pertanyaan sih yang hadir dari pembaca blog papabikerz.com beberapa hari silam. Kesibukan di kantor seminggu terakhir emang menyita waktu buat nulis artikel, tapi yaa dicicil biar tetap bisa menghadirkan berita terbaru seputar motor di Blog sederhana ini.
Well, “Kok desain motornya mirip sih?” adalah pertanyaan yang jamak terdengar di setiap momen perilisan motor baru yang dimiliki oleh pabrikan motor di Indonesia, wkwkwkwk. Termasuk juga pendapat dari netijen di IGnya PapabikerZ minggu lalu, asli ngakak bacanya kalau udah dibanding-bandingkan ini motor baru, wkwkwk.

Dari kacamata PapabikerZ sebagai seorang konsumen, motor memiliki kemiripan di beberapa bagian dengan motor lain sih wajar menurut PapabikerZ, terlebih jika brand motornya sama. Gak heran kan soalnya kalau kita liat Honda bikin dua motor tapi ada kemiripan satu sama lain! Terlebih di motor sport. Udah paham belum?
Oke, kalau belum, jadi gini lanjutannya. Anggap saat ini kita bahas CBR150R yang desainnya mirip banget dengan kakaknya CBR250RR. Nah, dari sisi pabrikan, itu ibarat Hak prerogratif alias ranah kekuasaannya pabrikan Honda dalam hal ini Astra Honda Motor. Sah sah aja dong, Honda bikin dua motornya punya kemiripan, wong pabriknya masih satu brand, wkwkwkwk.

“Tapi dari sisi konsumen, pasti minder dong konsumen CBR250RR liat motor mereka ada yang nyontek dengan kubikasi mesin yang lebih kecil!” Ah, itu kan kata sampeyan, wkwkwkwk.

Jadi logikanya sih begini kalau menurut PapabikerZ. CBR250RR, tentu hampir semua BikerZ di Indonesia, ini hampir semua lho ya, bukan semua. Hampir semua BikerZ di Indonesia akan mengatakan CBR250RR ini punya desain bodi yang aduhai, lancip-lancip speedy shape, berkesan kekar di beberapa bagian, namun terlihat sangat aerodimis di beberapa sisi. Sampai disini, no debat!!!
Nah, AHM mencangkokan garis desain pada sisi depan dan belakang dari All New Honda CBR150 yang notabene merupakan salinan dari garis desain CBR250RR. Tentu bukan tanpa alasan dong. Mulai dari alasan visual tampilan motor ini secara keseluruhan, hingga ke teknis seperti perhitungan aerodinamika pada desain terbaru ini yang barangkali, memang lebih bagus (aerodinamis) dibandingkan CBR150R generasi sebelumnya. Who Knows, tentu data ini hanya di pabrikan adanya kan!

Dan, semestinya, konsumen juga gak perlu merasa kecewa dengan soal desain ini. Mungkin konsumen pembeli All New CBR150R bakalan happy, bisa punya motor yang secara look emang wow, CBR banget. Impian memiliki motor sport keren juga terwujud pastinya, dan dengan harga yang relatif terjangkau karena ada di kisaran 35-40 juta Rupiah.

Trus konsumen CBR250RR gimana? Yaa mereka mestinya berbangga juga dong. Kenapa? Karena mereka memakai motor yang menjadi acuan dari model motor sport fairing dari pabrikan sebesar Honda, yang notabene desain CBR250RRnya itu betul tjakep bahkan dari awal kehadirannya pada Oktober 2016 silam.

Jadi yaa, konsumen sama-sama happy harusnya. Simpel sih kalau dari kacamatanya PapabikerZ. Just like that…

Nah, masalah yang ramai dan heboh saat kehadiran CBR150R ini bulan lalu tentu dari banyaknya, masifnya penyebaran informasi berupa foto, meme, kartun, hingga berbagai media lainnya yang disebarkan oleh akun-akun instagram maupun Facebook, yang menyebarkan olok-olok tentang perasaan konsumen CBR250RR saat adiknya yang 150cc hadir di Indonesia.

Wah, kalau ini sih udah umum dong yaa. Artinya emang udah bawaan lahir dari beberapa oknum orang kita sih, yang doyannya itu menghujat, tapi tidak ikut membeli, dan parahnya lagi, mereka hanya mencari followers di media sosial, dengan membuat lelucon seperti hal tersebut. Faktanya, di instagram memang banyak bisa kita temui yang demikian.

Anw, jadi yaa sebenernya yaa gak ada yang dirugikan dalam hal kemiripan motor lama dengan motor baru saat ini. Entah itu di motor Matic, bebek ataupun sport, yaa semua pasti ada alasannya lah. Apalagi di motor sport, sebenernya juga gak mesti diributin. Toh porsi jualan motor sport di tanah air juga cuma 6,1% tahun lalu, jadi yaa gak perlu protes apalagi ribut soalnya. Yaa yang kebanyakan ribut sih emang bukan yang beli, mereka yaa itu, hanya menyuarakan pendapat mereka walau dengan bernada sindiran, atau makian, so what gitu loh, gak penting juga buat diurusin.

PapabikerZ kebetulan punya pengalaman 10 tahun bekerja di perusahaan Leasing dan Dealer Sepeda Motor. Yaa sedikit banyaknya, PapabikerZ bisa melihat sih, bahwasanya masing-masing pabrikan motor sebenernya punya gaya yang gak jauh beda. Mereka berfikir bagaimana caranya menghadirkan motor yang bagus secara desain dan performa, tentu diiringi dengan harapan juga di penjualan semoga bisa dobel digit tiap bulannya. Jadi yaa khusus di CBR150R, rasanya gak ada yang aneh sih, paling kalaupun ada yang protes, ya itu tadi, mereka ikut beli apa cuma protes doang. Yang jelas, konsumen CBR150R diuntungkan dengan major change pada motor mereka, jadi makin ganteng walau spek mesinnya gak berubah, cuma nambah di fitur Assist & Slipper Clutch doang. Dan konsumen CBR250RR sih mestinya juga berbangga, motor mereka jadi acuan model motor lain. Toh soal performa, 250cc emang gak bohong sih, masih enteng meraih top speed diatas 170km/j. Hal yang mustahil didapat oleh CBR150R. Jadi yaa, clear yaa. Mirip-mirip dalam satu brand mah biasa itu. Yang gak biasa itu kalau mirip-mirip tapi beda brand, wkwkwkwk
#PapabikerZ

About PapabikerZ 265 Articles
Seorang anak cucu Adam yang bergelut dengan rutinitas duniawi dan mencoba mendokumentasikan beberapa momennya lewat artikel di Wordpress

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan